Kamis, 10 Februari 2011

Seminar dan Workshop "Promosi Kesehatan di Pelayanan Kesehatan" Bulan Maret 2011

Dalam rangkaian Annual Scientific Meeting Fakultas Kedokteran UGM 2011, Pusat Perilaku dan Promosi Kesehatan (Center of Health Behavior and Promotion/CHBP) akan mengadakan 2 kegiatan sebagai berikut:

1. Workshop “Health Promotion in Health Care” yang akan diadakan 1 – 3 Maret 2011 di Gedung Ilmu Kesehatan Masyarakat, Fakultas Kedokteran UGM. Dalam workshop ini akan dibahas beberapa topik terkait promosi kesehatan di pelayanan kesehatan. Topik-topik tersebut antara lain: Konsep Promosi Kesehatan di Organisasi Pelayanan Kesehatan, Perencanaan Strategis Promosi Kesehatan di Pelayanan Kesehatan, Analisis Kondisi Promosi Kesehatan di Puskesmas/RS, Update : Penyakit di Indonesia, Metode dan strategi Promosi Kesehatan di Pelayanan Kesehatan, Media dalam Promosi Kesehatan di Pelayanan Kesehatan, Hasil Analisis Kondisi Promosi Kesehatan di Puskesmas/RS, Perencanaan Program Promosi Kesehatan di Pelayanan Kesehatan, Evaluasi Program Promosi Kesehatan di Pelayanan Kesehatan, Presentasi Perencanaan Program Promosi Kesehatan di Pelayanan Kesehatan dan Rencana Tindak Lanjut. Hadir sebagai nara sumber adalah pakar-pakar promosi kesehatan rumah sakit, ahli media, dll.

2 Seminar “Increasing Safety and Quality of Health through Health Promotion in Health Care” yang akan diadakan tanggal 3 Maret 2011 jam 13.00 – 17.00

Sesi I (Moderator : Dra. Ira Paramastri, M.Si)

a. Health Promotion Development in Health Care Organization (dr. Fatwa Sari Tetra Dewi, MPH – staf S2 Minat Perilaku dan Promosi Kesehatan, Ilmu Kesehatan Masyarakat, Fakultas Kedokteran, UGM)

b. Health Prevention and Protection for Health Personals Work in Health Care Services (Prof.Dr.dr. Santoso, MS,Sp.Ok – Ahli Kedokteran Kerja, Fakultas Kedokteran, UNS)

Sesi II (Moderator : Supriyati, S.Sos. M.Kes)

a. Patient-focused Health Promotion Programs in Health Care Organization (Muhammad Darodji, SKM, MPH – Kepala Puskesmas Mlati II, Sleman)

b. Patient Education for Improving Quality of Care (Dra. Yayi Suryo Prabandari, MSi, PhD - staf S2 Minat Perilaku dan Promosi Kesehatan, Ilmu Kesehatan Masyarakat, Fakultas Kedokteran, UGM)

Untuk informasi lebih lanjut, mohon menghubungi :

Triasih Widiawati/Arika Dewi

Center of Health Behavior and Promotion (CHBP)

Gedung IKM Lantai 3

Fakultas Kedokteran – Universitas Gadjah Mada Yogyakarta

Telp : 0274 – 551409, Fax : 0274 – 551410

Email : ppk_fk_ugm@yahoo.com

Facebook : www.facebook.com/promkes.ugm

Selasa, 04 Januari 2011

Rabu, 29 Desember 2010

LAPORAN HASIL BANTUAN (DONASI) DARI MAHASISWA, ALUMNI DAN RELASI UNTUK PARA PENGUNGSI BENCANA MERAPI




Sebelumnya kami mengucapkan terima kasih yang sedalam-dalamnya kepada semua pihak yang telah dengan ikhlas dan tulus hati meringankan penderitaan pengungsi bencana erupsi Gunung Merapi . Bantuan yang diberikan tersebut benar-benar bermanfaat dan sangat dibutuhkan oleh mereka. Semoga amal ibadah Bapak/Ibu donatur diterima Tuhan Yang Maha Esa dan mendapatkan pahala lebih banyak dariNya. Amin.

Kami telah menerima berbagai bentuk bantuan, baik dalam bentuk baju pantas pakai, peralatan sholat (mukena dan sajadah), majalah remaja, buku bacaan anak-anak, peralatan pendidikan dan bantuan yang diwujudkan dalam bentuk uang. Bantuan tersebut telah kami serahkan kepada para pengungsi yang berada di Posko Pengungsian Balai Desa Sinduharjo, Ngaglik, Sleman dan juga di Posko Pengungsian “Youth Center” – Bolawan, Sleman. Kita juga bekerjasama dengan para relawan yang berada di wilayah Kabupaten Sleman untuk pendistribusian majalah-majalah remaja, buku bacaan anak-anak dan peralatan pendidikan yang dibutuhkan untuk anak-anak pengungsi.

Tidak lupa kami mengucapkan terima kasih sedalam-dalamnya kepada para donatur sebagai berikut :

  1. Bpk . Rendra Widyatama, SIP, M.Si (dosen PPK)
  2. Ibu Wachidanijah, SKM, M.Kes (Alumni PPK)
  3. Bapak Boy Yandra, SKM, M.Kes (Alumni PPK)
  4. Bapak Agus Suprantio, SKM, M.Kes (Alumni PPK)
  5. Ibu Ni Komang Ekawati, S.Psi, Psi (Mhs PPK)
  6. Mahasiswa FETP
  7. Pengelola S2 MMR – Prodi S2 IKM (bantuan dari alumni dan mhs S2 MMR)
  8. Sdr. Putu Eka Meiyana Erawan (mahasiswa PPK)
  9. Ibu Ismarwati, SKM (mahasiswa PPK)
  10. Ibu Maisye Marlyn Kuhu (mahasiswa PPK)
  11. Sdri. Jusniar, Psi (staf CHBP)

Kita juga memberikan bantuan kepada para pengungsi di lokasi praktek mahasiswa S2 Perilaku dan Promosi Kesehatan yang melaksanakan Program Promosi Kesehatan Bencana (konsentrasi minat) dengan bantuan berupa PMT untuk lansia di Posko Pengungsian Balai Desa Sinduharjo, Ngaglik, Sleman dan bantuan biaya pembuatan poster promosi kesehatan : PHBS dan Tata Tertib Barak (Kelompok II) untuk Barak Pengungsi di Youth Center - Bolawan, Sleman. Pengelola minat juga mewujudkan bantuan tersebut dengan pembelian peralatan penambangan pasir untuk para pengungsi yang ada di posko pengungsian “Youth Center” Bolawan, Sleman. Mereka sangat terharu dan bahagia mendapatkan bantuan yang sangat mereka butuhkan dan dapat untuk memperbaiki perekonomian mereka yang telah hancur di daerah asalnya. Dengan peralatan penambangan pasir tersebut, para pengungsi dapat mencari nafkah untuk keluarganya.

Jumlah sumbangan yang berupa uang, kami terima sebesar Rp 3.883.500,00 dan telah dikeluarkan untuk disumbangkan kepada pengungsi sejumlah Rp 3.308.600,00. Sisa sumbangan Rp 574.900,00. Sisa uang sumbangan tersebut akan kami wujudkan dalam bentuk pembelian peralatan edukasi untuk anak-anak TK yang TKnya hancur karena letusan Gunung Merapi.

Demikian laporan dari kami dan sekali lagi terima kasih atas kerjasamanya yang telah berjalan dengan baik. (Trias)



Kegiatan Mahasiswa MPPK 2010/2011 dalam Konsentrasi Promosi Kesehatan Bencana



Sejak akhir Oktober 2010, Yogyakarta mengalami bencana letusan Gunung Merapi. Bencana ini berlangsung lebih dari satu bulan dengan kejadian letusan besar terjadi beberapa kali. Jumlah korban dan pengungsi/penyintas sangat banyak, sedangkan sumber daya yang dimiliki pemerintah terbatas, sehingga seluruh komponen masyarakat pun menyingsingkan lengan untuk membantu para korban dan penyintas.

Minat Promosi dan Perilaku Kesehatan (MPPK) juga tergerak dengan kondisi ini sehingga membuat Konsentrasi Promosi Kesehatan Bencana. Dalam keadaan yang “biasa”, konsentrasi yang ditawarkan pada mahasiswa MPPK setelah menyelesaikan blok I – V adalah konsentrasi promosi kesehatan rumah sakit, promosi kesehatan sekolah atau promosi kesehatan tempat kerja. Konsentrasi Promosi Kesehatan Bencana dimulai dari tanggal 18 November - 6 Desember 2010 diikuti oleh 7 orang mahasiswa angkatan 2010/2011. Lokasi yang digunakan dalam kegiatan lapangan mahasiswa adalah Pos Pengungsian Youth Center – Sleman dan Pos Pengungsian Gelanggang Mahasiswa UGM yang dilanjutkan ke Pos Pengungsi yang dikelola suatu lembaga swadaya masyarakat (YEU).

Di Pos Pengungsian Youth Center, mahasiswa MPPK melakukan kegiatan promosi kesehatan yang bertujuan untuk menciptakan lingkungan yang kondusif (secara fisik dan psikis) bagi para pengungsi di Youth Center. Untuk mencapai tujuan ini, dilakukan berbagai macam kegiatan dengan sasaran utama pengelola pos pengungsian dan relawan. Mereka mengadakan rapat dan sosialisasi kepada pengelola dan relawan untuk membuat rencana aksi yang akan mendukung terciptanya perilaku hidup bersih dan sehat. Mereka juga mengembangkan dan memasang media promosi kesehatan yang berisikan pesan untuk hidup sehat, termasuk untuk tidak merokok di dalam ruangan yang diberlakukan untuk pengelola pos, relawan dan pengungsi.

Kelompok yang lain melakukan kegiatan di pos berbeda dengan tujuan program yang berlainan juga. Pada awalnya mahasiswa melakukan assessment di Pos GER (Gelanggang Emergency Response) yang dikelola mahasiswa-mahasiswa UGM yang tergabung dalam Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM). Beberapa hari setelah melakukan assessment, ada surat edaran Bupati Sleman, yang mengatur supaya pengungsi dikumpulkan di tiga titik lokasi pos pengungsi: Pos Stadion Maguwoharjo, Pos Youth Center dan Pos Pangukan. Untuk itu, kegiatan dilanjutkan di pos pengungsi yang dikelola Yakkum Emergency Unit (YEU) di Gedung Serba Guna Kantor Desa Sinduharjo. Dengan mengamati dua pos mandiri (bukan dikelola pemerintah), para mahasiswa mencoba menganalisa bagaiman mengelola barak pengungsi yang idea. Ada beberapa kegiatan yang secara langsung dilakukan di pos pengungsi yaitu : posyandu lansia, senam lansia, penyuluhan pesan sehat pasca bencana termasuk pemasangan spanduk “Ayo gotong royong resik-resik!”

Di kedua lokasi tersebut, pengelola dan pengungsi sangat antusias dalam mengikuti berbagai kegiatan yang dirancang mahasiwa. Dalam sesi diskusi antara mahasiswa dan dosen, mahasiswa mengatakan bahwa dengan mengikuti konsentrasi promosi kesehatan bencana mereka setidaknya mendapatkan dua hal : pertama, mempelajari bagaimana manajemen program promosi kesehatan dilakukan di daerah bencana dan kedua, mereka mendapatkan kesempatan untuk membantu saudara-saudara yang mendapatkan musibah letusan gunung Merapi. (AD)

Selasa, 09 November 2010

Pengembangan Media Promosi Kesehatan untuk pengungsi dan masyarakat dalam Bencana Merapi

Bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Propinsi DIY, S2 MPPK dalam tanggap darurat bencana Merapi ini akan mengembangkan media-media dengan pesan kesehatan untuk pengungsi dan masyarakat umum. Topik-topik yang akan diangkat adalah :

1. upaya memotivasi ibu untuk tetap menyusui selama dalam pengungsian
2. pemakaian masker yang benar
3. perilaku membuang sampah
4. personal hygiene
5. sanitasi lingkungan
6. pencegahan diare (pengungsi karena takut besok tidak bisa makan, beberapa suka menyimpan makanan yang mudah basi/busuk, resiko terjadi keracunan)
7. dll

Kami menyadari bahwa Bapak/Ibu alumni pasti mempunyai ikatan emosional dengan Yogya karena menempuh pendidikan di sini. Mungkin banyak yang ingin menjadi relawan namun punya keterbatasan. Untuk itu, kami mohon dukungannya bersama kami membuat konsep-konsep media promosi kesehatan. Tidak harus datang ke Yogya, tapi dengan demikian bisa ikut berpartisipasi dalam menangani bencana Merapi ini. Kami tunggu partisipasinya ya... Silakan segala ide, konsep, dikirimkan kepada kami : ppk_fk_ugm@yahoo.com. Terima kasih banyak.

Regards,

Arika
Asisten Pengembangan S2 MPPK

Senin, 01 November 2010

HIMBAUAN KEPADA ALUMNI DAN MAHASISWA S2 PROMKES-UGM UNTUK MENJADI DONATUR BAGI PENGUNGSI BENCANA GUNUNG MERAPI

Dalam rangka meringankan penderitaan para pengungsi bencana Gunung Merapi, kami mengajak alumni S2 Promkes UGM beserta mahasiswa Promkes UGM yang masih aktif untuk menjadi donatur pengungsi. Sumbangan dapat dalam bentuk barang atau uang. Sesuai hasil pengumpulan data di lapangan, beberapa kebutuhan yang masih belum terpenuhi oleh pengungsi adalah :

1. Makanan anak-anak
2. Buku bacaan anak-anak
3. Mainan anak-anak
4. Selimut
5. Kasur busa untuk anak-anak dan lansia
6. Peralatan untuk penerangan (lampu dan kabel)
7. Air minum
8. Peralatan mandi
9. Beras
10. Susu cair anak-anak (susu kotak)
11. Peralatan ibadah (sajadah, mukena dan kerudung)

Bagi alumni yang ingin menyumbang dalam bentuk uang dapat dikirimkan melalui rekening dengan ditransfer ke nomor rekening sbb :

BNI ’46 Cabang UGM
No. rekening : 0202351642
An. Supriyati


Yang menyumbang dalam bentuk barang dapat dikirim melalui :

Triasih Widiawati
Minat Perilaku dan Promosi Kesehatan
Program Studi S2 IKM Fakultas Kedokteran UGM
Gedung IKM Lt. 3 Fakultas Kedokteran UGM
Jl. Farmako, Sekip Utara, Yogyakarta 55281

Selasa, 01 Juni 2010

Seminar Nasional "Manajemen Bencana di Indonesia : Perspektif Promosi Kesehatan dan Psikologi"

Indonesia merupakan salah satu negara yang rawan terhadap bencana. Namun demikian belum semua komponen bangsa ini memiliki kesadaran akan hal tersebut. Akibatnya sering ada kesenjangan koordinasi, informasi dan kebijakan antar berbagai sektor pada saat bencana. Salah satu hal yang sering dilupakan dalam penanganan bencana adalah masalah psikologi dan kesehatan mental para korban. Selain mengalami luka-luka fisik, korban bencana seringkali mengalami post traumatic stress disorder.
Promosi Kesehatan sebenarnya memegang peranan penting dalam manajemen bencana, apalagi tren manajemen bencana sekarang ini ke arah pemberdayaan masyarakat yang merupakan salah satu strategi promosi kesehatan. Namun masalahnya para ahli promosi kesehatan seringkali mengalami kebingungan : Apa yang harus dikerjakan jika ada bencana? Pada fase apakah seorang ahli promosi kesehatan dapat berperan : pra bencana, saat bencana atau pada fase rehabilitasi?
Untuk itu, S2 Minat Perilaku dan Promosi Kesehatan akan mengadakan Seminar Nasional "Manajemen Bencana di Indonesia : Perspektif Promosi Kesehatan dan Psikologi" hari Senin, 19 Juli 2010 di Auditorium II Fakultas Kedokteran UGM.

Pembicara yang akan hadir dalam seminar ini berasal dari Belanda, Amerika Serikat dan Ind0nesia. Di bawah ini adalah daftar pembicara yang akan hadir (beberapa masih dalam konfirmasi) :
Keynote Speakers
Dr. Theo K Bouman
Registered Clinical Pyschologist, Head of the Postmaster Health Care Psychologist Training Program, University of Groeningen, Netherland
"Role of Psychology in the International Humanitarian Field and Relating Cross Cultural Aspects"

Dana R Falk, PhD
Clinical Psychologist, University of Puget Sound, Tacoma, Washington, USA
"Post Traumatic Stress Disorder"

Diskusi Panel
Mudjiharto, SKM, MM
Kepala Pusat Penanggulangan Krisis, Departmen Kesehatan RI
"Konsep Manajemen Bencana di Indonesia"

Arshinta
Direktur Yakkum Emergency Unit - CD Bethesda Yogyakarta
"Lesson Learned from Yogya Earthquake : Community Based Disaster Management"

Dra. Yayi Suryo Prabandari, M.Si, PhD
Ketua Minat Perilaku dan Promosi Kesehatan, Ilmu Kesehatan Masyarakat, FK UGM
"Role of Health Promotion in Disaster Management : A Conceptual Framework"

dr. Brian Sriprihastuti, MPH
UNICEF
"Upaya-upaya Promosi Kesehatan dalam Manajemen Bencana"


Untuk informasi lebih lanjut bisa menghubungi Minat Perilaku dan Promosi Kesehatan di No telp 0274 - 551409, fax 0274 - 551410 atau email di ppk_fk_ugm@yahoo.com

Senin, 19 Januari 2009

Komentar Alumni Untuk Prospektus PPK

Dear Alumni PPK,

Setiap tahun kita membuat prospektus mengenai Minat Perilaku dan Promosi Kesehatan. Kami membutuhkan masukan/saran dari teman-teman alumni terutama mengenai kesan-kesan selama mengikuti pendidikan di Minat PPK. Apakah ilmu yang diperoleh relevan dengan pekerjaan yang dijalankan selama ini? atau ada beberapa hal yang dianggap kurang dan sebaiknya diberikan oleh pengelola minat PPK berkaitan dengan kemajuan dan perkembangan promosi kesehatan saat ini. Masukan dan saran dari rekan-rekan alumni tersebut sangat kami butuhkan untuk kemajuan kita bersama.
Mengenai usulan untuk reuni di daerah, sebenarnya hal yang menarik. Tapi kami usul untuk rekan-rekan alumni yang tertarik untuk menkoordinir acara temu alumni sekaligus dikemas dalam bentuk seminar/workshop dengan topik tentang promosi kesehatan, dengan senang hati pengelola minat PPK akan mendukung.

Terima kasih sebelumnya. Dan ditunggu masukan/sarannya.

Salam,

Trias

Kamis, 16 Oktober 2008

KOMPETENSI AHLI PROMOSI KESEHATAN (Alumni MPPK FK UGM)


Kebutuhan & Determinan
Melakukan needs assessment yang sesuai dan mendemonstrasikan pemahaman tentang determinan kesehatan.
Seorang ahli promosi kesehatan harus mampu untuk :
  • mengidentifikasi dan mengumpulkan data tentang kebutuhan-kebutuhan kesehatan individu/ komunitas/populasi
  • Mengidentifikasi faktor perilaku, lingkungan dan organisasi yang mempengaruhi kesehatan
  • Menentukan prioritas promosi kesehatan dari berbagai alternatif yang memungkinkan

Perencanaan dan Konsultasi

Merencanakan intervensi promosi kesehatan yang sesuai. Seorang ahli promosi kesehatan harus mampu untuk :
  • Melibatkan anggota komunitas dan stakeholder dalam perencanaan dan evaluasi program
  • Mengembangkan program-program kesehatan yang logis, berurutan dan berkesinambungan berdasarkan teori dan bukti
  • Merumuskan tujuan-tujuan yang sesuai dan terukur
  • Memilih dan melaksanakan implementasi strategi-strategi yang sesuai (terbaik)

Pemberdayaan Komunitas
Mengimplementasikan strategi yang memberdayakan komunitas untuk melakukan inisiatif promosi kesehatan. Ahli promosi kesehatan harus mampu untuk membantu, mendukung dan membangun kapasitas penyedia layanan dan pekerja sosial untuk mengadopsi metode dan program-program promosi kesehatan

Kebijakan, Advokasi, dan Lingkungan
Menerapkan strategi yang dipusatkan pada kebijakan, perubahan struktural dan lingkungan. Ahli promosi kesehatan harus mampu untuk memahami dan mempertimbangkan prioritas nasional dan propinsi dalam membuat perencanaan promosi kesehatan di tingkat lokal.

Mengembangkan partnership
Mengembangkan dan mengimplementasikan kerja sama untuk kesehatan. Seorang ahli promosi kesehatan harus mampu untuk :
  • Menetapkan dan memfasilitasi kerja sama komunitas di dalam dan di luar sektor kesehatan
  • Menetapkan kerja sama yang sesuai dan memfasilitasi kerjasama yang terbentuk
  • Berkolaborasi secara efektif dengan komunitas, organisasi sektor-sektor lain untuk mengidentifikasi komponen kunci dari kebijakan yang efektif untuk mempromosikan kesehatan
  • Berkolaborasi dengan profesional dan organisasi lainnya

Komunikasi
Berkomunikasi secara efektif dengan profesional lain dan klien. Seorang ahli promosi kesehatan harus mampu untuk :
  • Menulis laporan
  • Menulis dengan sasaran masyarakat luas
  • Berkomunikasi secara verbal dan mendengarkan secara reflektif
  • Menyajikan data dan berkomunikasi dengan masyarakat sasaran dengan mempertimbangkan budaya dan karakteristik sasaran
  • Mampu menyampaikan jargon promosi kesehatan kepada masyarakat sasaran dengan menggunakan bahasa yang dapat dipahami oleh masyarakat sasaran
  • Menerapkan keterampilan interpersonal (negosiasi, kerja sama tim, motivasi, resolusi konflik, pembuatan keputusan, dan keterampilan pemecahan masalah)

Pengetahuan

Mendemonstrasikan pengetahuan yang sesuai untuk melakukan promosi kesehatan. Seorang ahli promosi kesehatan harus mampu untuk :
  • Mempertimbangkan dan menerapkan teori pada perencanaan, implementasi dan riset promosi kesehatan
  • Mendemonstrasikan pengetahuan sistem kesehatan dan sistem yang lebih luas yang berdampak pada kesehatan
  • Mendemonstrasikan dan menerapkan capacity building dibidang kesehatan dan sektor-sektor lainnya yang terkait
  • Mengikuti perkembangan promosi kesehatan baik pada level local, nasional maupun internasional

Organisasi dan Manajemen

Mengorganisir dan mengelola intervensi promosi kesehatan. Seorang ahli promosi kesehatan harus mampu untuk :
  • Mendemonstrasikan kualitas interpersonal (kreativitas, sensitivitas, insiatif, fleksibilitas, kerja sama dan integritas profesional)
  • Bekerja sebagai bagian dari sebuah tim

Evaluasi dan Riset

Mengevaluasi promosi kesehatan. Seorang ahli promosi kesehatan harus mampu untuk :
  • Memilih instrumen evaluasi
  • Memantau program dan menyesuaikan tujuan
  • Mengkomunikasikan penemuan-penemuan dalam evaluasi

Penggunaan Teknologi

Mendemonstrasikan aplikasi teknologi yang sesuai. Ahli promosi kesehatan harus mampu untuk :
  • Mengoperasikan PC, word processing, internet dan sebagainya.
  • Membuat materi presentasi tertulis/grafis melalui PC
  • Menggunakan internet sebagai perangkat kerja

Selasa, 26 Agustus 2008

if "chimps" can quit so can you


A chimpanzee in a northwest China zoo has quit smoking after 16 years with the help of her keepers, official media reported.

The staff, worried about her declining health, weaned 27-year-old "Ai Ai" off tobacco by distracting her with entertainment and a tastier diet, Xinhua news agency said...

"In the first few days, she squealed for cigarettes every now and then, but as her life became more colourful she gradually forgot about them altogether." [said one zoo keeper]...

Living in a safari park in Shaanxi province, she had taken up smoking in 1989 shortly after her mate died, it said. Then she had become a chain smoker after her second mate died in 1997 and her daughter was moved to another zoo.